Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2023

Mencoba melakukan apapun yang bisa

 Haloo.. Assalamu'alaikum.. Apa kabar semuanya.. Dipaksa untuk melepaskan orang yang saat ini disayangi memang terasa menyesakkan. Seolah-olah dunia berhenti. Hari-hari terasa berat. Rasa sesak semakin tak tertandingi. Hari terus berjalan tanpa adanya rutinitas yang bisa aku lakukan. Kesadaran yang saat ini dihadapi konflik dengan apa yang terekam dalam ingatan. Rasa sakit kembali menyerang bahkan lebih sakit dan keras. Tapi ingatan itu juga mampu menarik melewati hari-hari kelam itu. Bahkan sekarang melihat dunia rasanya berbeda. Setiap kali merindukannya, rasa sakit itu muncul dan kembali menyerang. Hancur berkeping-keping tidak tersisa. Tidak apa-apa, begitu cara sedih bekerja. Selalu menguatkan diri bahwasanya mampu melewati semua ini. Apapun yang kamu rasakan itu valid. Tidak ada persyaratan kaku yang menentukan boleh atau tidaknya kita merasakan sesuatu kecuali hati yang masih berfungi.

Untukmu....

 Hai, mungkin ketika kamu baca ini, keadaan udah tak lagi sama.. Hai kamu.. Ngga nyangka ya semua jadi seperti ini. Sakit, kecewa, kesal semua jadi satu. Ngga pernah ngebayangin semua ini akan terjadi seperti ini. Hai kamu.. Detik demi detik, langkah demi langkah aku mencoba untuk selalu tidak mengingatmu. Aku mencoba berdiri tegak, mencoba kuat untuk melewati semua ini. Tentu tidaklah mudah.. Tak sedikit tetesan air mata yg mengiringi, rasa yang ingin menyerah selalu saja menghampiri.  Hai kamu.. Aku selalu berusaha untuk kuat melewati semua ini, tapi ketika aku mengingatmu hancur rasanya semua rasa menyatu menjadi satu. Aku ngga tau harus bagaimana. Rasanya capek sekali. Rasanya lelah sekali. 

You strong ri, fight !

 Assalamu'alaikum wr.wb Halo semuanya.. apakabar? sudah lama sekali rasanya aku tidak menulis di blog ini.. Aku mau cerita saat ini aku sedang tidak baik baik saja. Yaa tepatnya dari bulan Februari hingga sekarang.. Hatiku hancur.. Bahkan aku udah ngga tau lagi darimana mau bercerita.. Yang jelas aku kesal, kecewa, hancur, tapi aku masih bisa memaafkannya.. Yaa Allah.. Terima kasih sudah pernah menitipkan rasa yang begitu luar biasa pada hati saya untuk seseorang. Setidaknya saya pernah menemukan seorang yang membuat saya mencintainya dengan rasa sabar dan maaf yang tiada habisnya. Dia insan yang mengajarkan saya titik tertinggi mencintai yaitu mengikhlaskan. Dia membuat saya jatuh cinta sejatuh-jatuhnya. Dia juga insan yang saya cintai dengan tiba-tiba dan mengikhlaskan secara terpaksa. Ketika saya berusaha untuk terbiasa tanpanya, rasanya saya hampir gila karena melawan rindu. Saya pernah sabar karena menahan diri untuk tidak mencarinya, bahkan saya menangis terisak mengingatnya....