Peripheral Component Interconnect(PCI)
Peripheral Component Interconnect(PCI)
Perkembangan teknologi
informasi beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan kecepatan yang sangat
tinggi, sehingga dengan perkembangan ini telah mengubah paradigma masyarakat
dalam mencari dan mendapatkan informasi, yang tidak lagi terbatas pada
informasi surat kabar, audio visual dan elektronik, tetapi juga sumber-sumber
informasi lainnya yang salah satu diantaranya melalui jaringan Internet.
Internet tidak lepas dari peranan komputer. Suatu sistem komputer,seperti juga
sistem apapun terdiri dari perangkat komponen-komponen yang berinterelasi.
Sistem ini paling baik dicirikan dengan istilah struktur-cara komponen-komponen
dihubungkan satu sama lain, contohnya
Peripheral Componen Interconnect(PCI). Pheripheral
Component Interconnect (PCI)
merupakan bus yang tidak tergantung prosessor berbandwidth tinggi yang dapat
berfungsi sebagai bus peripheral atau bus mezzanine. PCI memberikan system yang
lebih baik bagi subsistem I/O berkecepatan tinggi.. PCI dirancang untuk
mendukung bermacam-macam konfigurasi berbasis microprocessor, baik system
microprocessor tunggal maupun jamak. PCI memanfaatkan timing sinkron dan pola
arbitrasi tersentralisasi.
A. Struktur Bus
PCI dapat dikonfigurasikan sebagai bus 32-bit atau 64-bit. Signal-signal
ini dibagi menjadi kelompok-kelompok :
·
System
pins: meliputi pin waktu dan reset
·
Address
dan data : meliputi 32 saluran yang time multiplexed bagi alamat dan data.
Saluran lainya untuk menginterpretasi dan mevalidasi saluran-saluran signal
yang membawa alamat dan data
·
Interface
Control: Mengontrol timing transaksi dan mengkoordinasikan antara inisiator dan
target
·
Arbitration:
Masing-masing master PCI memiliki pasangan saluran arbitrasinya sendiri yang
menghubungkannya secara langsung dengan arbiter bus PCI
·
Error
repots : Melaporkan error parity dan eror lainnya.
PCI saluran bus
ü Interupt pins : Saluran signal ini
disediakan bagi perangkat-perangkat PCI yang harus menghasilkan request untuk
layanan. Pin-pin ini pun bukan saluran yang dapat dipakai bersama, melainkan
masing-masing PCI memilih saluran interrupt ke pengontrol interrupt
ü Cache Support : Diperlukan untuk
mendukung memori pada PCI yang dapat di cache kan di dalam prosesor
ü 64 bit Bus Extension : Meliputi 32
saluran yang merupakan time-multiplexed bagi alamat dan data dan dikombinasikan
dengan saluran alamat/data untuk membentuk bus alamat/data 64 bit. Saluran
lainnya di dalam kelompok ini digunakan untuk menginterpretasi dan memvalidasi
saluran-saluran signal yang membawa alamat dan data. Terakhir terdapat dua
saluran yang memungkinkan dua buah perangkat PCI untuk menyetujui penggunaan
kemampuan 64 bit
ü JTAG/Boundary Scan : Saluran signal
untuk pengujian prosedur-prosedur yang ditentukan dalam standard 149.1.IEEE.
B. Perintah-perintah
PCI
1. Interrupt Acknowledge
Adalah perintah baca yang ditujukan
bagi perangkat yang berfungsi sebagai pengotrol interrupt pada bus PCI.
2. Special Cycle
Digunakan oleh inisiator untuk
melakukan broadcast pesan ke sebuah target atau lebih.
3. I/O Read dan I/O write
Digunakan untuk melakukan transfer
data antara inisiator dengan pengontrol I/O.
4. Memori read dan write
Digunakan untuk menspesifikasikan
transfer data, yang menempati satu siklus waktu atau lebih.
5. Memory Write and Invalidate
Mentransfer data dalam satu siklus
waktu atau lebih ke memori. Selain itu, perintah ini menjamin bahwa sedikitnya
satu saluran cache akan ditulis. Perintah ini mendukung fungsi cache tentang
penulisan kembali saluran ke memori.
6. Configuration Read dan Write
Kedua perintah konfigurasi
memungkinkan suatu master membaca dan meng-update parameter-parameter
konfigurasi pada perangkat yang terhubung ke PCI.
7. Dual Address
Digunakan oleh inisiator untuk
menunjukkan bahwa inisiator memakai pengalamatan 64 bit.
C. Operasi Baca PCI
Sekali master bus telah
memperoleh control bus, maka master bus akan memulai transaksi dengan
menegaskan FRAME. Saluran ini akan tetap ditegaskan sampai inisiator siap untuk
menyelesaikan fase data yang terakhir. Inisiator juga menaruh alamat awal pada
bus alamat, dan membaca perintah pada saluran C/BE.
Inisiator berhenti mengendalikan bus
AD. Siklus balik (yang ditandai oleh dua buah panah sikular) diperlukan pada
semua saluran signal yang akan dikendalikan oleh lebih dari sebuah perangkat,
sehingga penurunan signal alamat akan mempersiapkan bus untuk dipakai oleh
perangkat target. Inisiator mengubah informasi pada saluran C/BE untuk memilih
saluran AD yang akan digunakan untuk melakukan transfer data beralamat (dari 1
hingga 4 bit). Inisiator juga menegaskan IRDY untuk menandakan bahwa dirinya
siap untuk butir data pertama. Target yang terpilih menunjuk DEVSEL untuk
menunjukkan bahwa target telah mengetahui alamatnya dan akan memberikan respon.
Target yang terpilih menempatkan data yang diminta pada saluran AD dan
menegaskan TRDY untuk mengindikasikan bahwa data yang valid terdapat pada bus. Inisiator
membaca data pada awal waktu ke-4 dan mengubah salurah enable byte begitu
diperlukan dalam persiapan pembacaan berikutnya. Dalam contoh ini, target
membutuhkan beberapa saat untuk mempersiapkan blok kedua untuk transmisi.
Karena itu target melepaskan TRDY untuk memberi signal kepada inisiator bahwa
tidak akan terdapat data baru selama siklus berikutnya. Kemudian inisiator
tidak akan membaca saluran data pada awal siklus waktu ke-5 dan tidak mengubah
byte enable selama siklus itu. Blok data dibaca pada awal waktu ke-6. Selama
waktu ke-6, target menempatkan butir data ketiga pada bus. Namun dalam contoh
ini, inisiator belum siap untuk membaca butir data (misalnya inisiator
mempunyai kondisi penuh buffer sementara). Karena itu inisiator melepaskan
IRDY. Hal ini akan menyebabkan target untuk menyediakan butir data ketiga pada
bus siklus waktu tambahan. Inisiator mengetahui bahwa transfer data ketiga
adalah terakhir, karena itu inisiator melepaskan FRAME untuk memberikan signal
bahwa dirinya siap untuk menyelesaikan transfer tersebut. Inisiator melepaskan
IRDY, yang mengembalikan bus ke keadaan idle, dan target melepaskan TRDY dan
DEVSEL.
D. Arbitrasi PCI
PCI memanfaatkan pola arbitrasi sentral dan sinkron yang
masingmasing masternya memiliki request unik (REQ) dan signal
grant (GNT). Saluran-saluran signal ini dihubungkan dengan arbitrer
sentral dan request grant handshake sederhana digunakan untuk
memberikan akses ke bus.
Gambar. Arsitektur BUS PCI pada PC
E. Kecepatan Bus PCI
Kecepatan bus PCI dapat diatur sehingga
synchronous atau asynchronous, tergantung pada chipset dan motherboard. Dalam
synchronized setup, bus PCI beroperasi pada setengah kecepatan memori bus;
karena memori bus biasanya beroperasi pada 50, 60 atau 66 MHz, PCI bus akan
beroperasi pada 25, 30 atau 33 MHz. Dalam asynchronous setup kecepatan PCI bus
dapat diatur secara independen dari memori bus. Ini biasanya dilakukan dengan
mengatur jumper pada motherboard atau setting BIOS overcloking pada sistem bus
di PC yang menggunakan synchronous PCI.
F. PCI Bus Mastering
Bus mastering adalah kemampuan
peralatan pada bus PCI untuk mengontrol bus dan melakukan transfer secara
langsung. Bus PCI adalah bus pertama yang mem-populerisasikan bus mastering,
mungkin karena untuk pertama kalinya ada sistem operasi dan software yang mampi
mengambil keuntungan darinya. PCI mendukung full device bus mastering dan
menyediakan bus arbitration facilities melalui sistem chipset. PCI design
memungkinkan bus mastering lebih dari satu peralatan di dalam bus secara
bersamaan, dengan arbitration circuitry bekerja untuk menjamin tidak adanya
peralatan di dalam bus yang terkunci dari peralatan lainnya. Dan pada saat yang
bersamaan, juga mengizinkan setiap peralatan untuk menggunakan throughput bus
secara penuh jika tidak ada peralatan lain yang memerlukan transfer. Secara
tidak langsung bus PCI bertindak seperti sebuah LAN mini di dalam komputer,
yang di dalamnya banyak peralatan dapat saling berkomunikasi satu sama lainnya
dan berbagi channel komunikasi yang diatur oleh chipset.
G. Transfer Data
Setiap transfer data pada bus PCI merupakan transaksi tunggal
yang terdiri dari sebuah fase alamat dan satu atau lebih fase data. Gambar di
bawah ini menjelaskan timing transaksi pembacaan PCI.
Gambar : Transfer Data PCI
Keterangan:
Semua kejadian disinkronisasikan dengan transisi balik
pewaktu, yang terjadi di tengah-tengah pada setiap siklus waktu. Perangkat bus
mencontohkan saluran bus pada ujung yang naik pada awal siklus bus.
H. Perkembangan PCI
Spesifikasi
bus PCI pertama kali dirilis pada bulan Juni 1992, sebagai PCI vesi 1.0.
·
PCI
1.0 Juni 1992 Spesifikasi asli PCI, yang memiliki lebar bus 32-bit atau 64-bit
·
PCI
2.0 April 1993 Spesifikasi ini mendefinisikan jenis konektor dan papan ekspansi
·
PCI
2.1 Juni 1995 Operasi 66 MHz diberlakukan; Perubahan pada latency; Adanya
fungsi transaction ordering
·
PCI
2.2 Januari 1999 Fitur manajemen daya diberlakukan; Ada beberapa klarifikasi
mekanika
·
PCI-X
1.0 September 1999 Spesifikasi PCI-X 133 MHz, sebagai tambahan bagi versi PCI
2.2
·
Mini-PCI
November 1999 Spesifikasi PCI 2.2 untuk motherboard dengan form factor yang
kecil (Micro-ATX)
·
PCI
2.3 Maret 2002 Pensinyalan 3.3 Volt; Penggunaan kartu yang bersifat low-profile
·
PCI-X
2.0 Juli 2002 Modus kerja 266 MHz dan 533 MHz; dukungan terhadap pembagian bus
64-bit menjadi segmen-segmen berukuran 16-bit atau 32-bit; Pensinyalan 3.3 Volt
atau 1.5 Volt.
·
PCI
Express 1.0 Juli 2002 PCI dengan cara transmisi serial, dengan kecepatan
2500Mb/s tiap jalur transmisi tiap arah, menggunakan pensinyalan 0.8 Volt,
sehingga menghasilkan bandwidth kira-kira 250MB/s tiap jalurnya; Didesain untuk
menggantikan PCI 2.x dalam sistem PC
PCI Ekspress
PCI Express (PCI-E/PCIex) adalah slot ekspansi module, di
desain untuk menggantikan PCI bus yang lama. Banyak Motherboard mengadopsi PCI
express dikarenakan PCI Express memiliki transfer data yang lebih cepat, terutama
untuk keperluan grafis 3D. Slot ini memiliki kecepatan 1x, 2x, 4x, 8x, 16x and
32x, tidak seperti PCI biasa dengan sistem komunikasi paralel. PCI Express
menggunakan sistem serial dan mampu berkomunikasi 2 kali (tulis/baca) dalam
satu rute clock.
I. Kesimpulan
PCI dirancang untuk mendukung
bernacam-macam konfigurasi berbasis mikroprosesor, baik system mikroprosesor
tunggal maupun banyak. PCI ini memanfaatkan sinkron danm pola arbitrasi
tersentralisasi. System perintah-perintah yang ada di PCI biasanya aktivitas
bus terjadi dalam bentuk transaksi sebuah inisiator,atau master,dengan sebuah
target. Kertika memperoleh control bus, master bus menentukan jenis transaksi
yang akan terjadi berikutnya. Untuk interrupt Acnowledge adalah sebuah perintah
baca yang ditunjukkan bagi perangkat yang berfungsi sebagai pengontrol
interrupt indetifier untuk dikembalikan. PCI berbasis pada local bus yang
cepat. Pada perkembangannya, PCI diadopsi menjadi standar industri di bawah
administrasi dari PCI Special Interest Group, yang kemudian definisi dari PCI
diperluas menjadi konektor standa interface bus /slot ekspansi.PCI mempunyai
interface sebesar 64 bit dan mengimpelentasikan lebar jalur 32 bit untuk bus
data dan alamat (bandingkan dengan ISA ,16 bit). PCI ialah bus dengan
arsitektur sinkronous, yakni bus dimana semua transfer data dijalankan secara
relatif bersamaan terhadap pulsa detak sistem. PCI mendukung mekanisme
auto-configuration dimana setiap piranti PCI terdapat sekelompok register
konfigurasi yang memungkinkan identifikasi/pengenalan akan jenis piranti
seperti SCSI , Video, Ethernet dan lainnya.
Pada transfer data perintah-perintah
memory read dan write digunakan untuk menspesifikasikan transfer data yang
menempati satu sikus waktu atau lebih. Perintah ini tergantung pada apakah
pengontrol memory pada Bus PCI mendukung protocol PCI untuk transfer antara
memory dengan cache atau tidak.
Mengenai perkembangan PCI dari tahun
ketahun, PCI semakin berkembang dengan pesat apalagi sekarang ini yang lebih
pasaran kita kenal adalh PCI Exspres yang kualitasnya lebih bagus dari PCI PCi
sebelumnya. PCI keluar pada tahun 1990 berbasis Pentium diterapkan pertama kali
oleh Intel. Intel menerbitkan semua patent bagi domain public dan mempromosikan
pembuatan himpunan industry, PCI SIG, untuk pembuatan lanjut dan memelihara
kompatibilitas spesifikasi PCI. Teernyata PCI dapat diterima secara luas dan
penggunaannya pada komputer pribadi, wprkstation semakin meningkat. Pada tahun
1993 PCI 2.0 dapat diterbitkan. Karena spesifikasinya berada didomain public
dan didukung oleh industry microprosesor dan peripheral secara luas.
J. Referensi
ü Mari Belajar, http://blogs.unpas.ac.id/randyprasmaraenru/pci-2/,
diakses pada 2 April 2014.
ü Yusuf Aji Wibowo’s blogspot, http://blog.ub.ac.id/ucupucup/2012/03/18/pci-bus/,
diakses pada 2 April 2014.
ü Teknik Komputer, http://nuraeniarifin.blogspot.com/2012/10/pci.html,
diakses pada 2 April 2014.
ü Nurul Habiiby, http://ns2imah.blogspot.com/2008/06/pci-dan-perkembangannya.html,
diakses pada 2 April 2014.
ü Belajar Service, https://belajarservice.wordpress.com/tutorial/komputer/detail-komponen/sistem-bus/,
diakses pada 2 April 2014.
ü http://naitania.blogspot.com/2010/10/pengertian-pci-peripheral-component.html,
diakses pada 2 April 2014.
ü http://wwwxfancomp.blogspot.com/2012/07/pengertian-pci-express-dan-fungsinya.html,
diakses pada 2 April 2014.
ü http://id.wikipedia.org/wiki/PCI_Express,
diakses pada 2 April 2014.





Komentar
Posting Komentar