Lagi Pingin Berpuisi
Karena efek #stayathome aku jadi bosen rebahan terus. Udah lama banget rasanya ngga nulis puisi. Akhirnya daripada aku ngga ada kerjaan, akhirnya aku menuliskan beberapa puisi. Wkwkk temanya cinta semua aelah.. Tapi ngga papa next time semog bisa bikin tema lain.. So.. Ini diaa puisi ketika aku bosen rebahan..
Puisi Pertama
Lima Huruf, Beda Rasa
Sejakku kenal KAU
Rasanya smua berubah
KAU terkadang indah
Menyimpan sejuta cerita
Tapi....
KAU juga melukis luka
Memberi coretan kecewa
Ada bahagia, ada sedih
Rasa yang teriring
Tiap kali KAU datang
Ku tak bisa menolak KAU
Karena KAU datang
Tanpa mengetuk pintu
KAU tiba-tiba saja menemaniku
KAU bagaikan lemon
Satu dengan rasa asammu
Tapi KAU memberiku sejuta kesegaran
KAU adalah anugerah
Anugerah rasa dari Tuhan untukku
KAU slalu membayangiku
Membuatku teringat dalam ingatan
Teringat dan slalu teringat KAU
Lalu, siapa KAU ini?
Ya..
KAU terbentuk dari lima huruf
KAU datang dengan beda rasa
Orang menyebut KAU
KAU adalah CINTA..
Puisi Kedua
Teruntuk Kamu, yang Aku Semogakan
Teruntuk kamu....
Meskipun saat ini aku tak tahu
Siapa kamu..
Dimana keberadaanmu..
Bagaimana keadaanmu..
Tapi..
Namamu sudah tertulis olehNya
Untuk hidup bersama menemani hari-hariku
Teruntuk kamu....
Aku hanya bisa menypamu
Lewat do'a yang kupanjatkan kepadaNya
Ku titipkan salamku untukmu
Melalui do'a-do'a yang teriring di sepertiga malamku..
Teruntuk kamu....
Yang ku tunggu hadirnya
Semoga kamu menjaga hatimu untukku
Semoga di setiap langkahmu
Diberikan keberkahan olehNya
Teruntuk kamu....
Yang tiap saat aku perbincangkan denganNya
Aku menunggumu..
Aku menantimu..
Tak sabar rasanya ingin berjumpa denganmu
Bercerita banyak denganmu..
Teruntuk kamu....
Kamu yang aku semogakan
Entah kapan kita akan dipertemukan
Tapi percayalah Tuhan
Telah menyiapkan waktu yang tepat
Untuk kita dapat bertemu..
Teruntuk kamu....
Yang selalu ku tunggu kedatangannya
Aku hanya wanita biasa
Aku harap kamu bisa memawaku menuju SurgaNya
Bimbinglah aku dalam balutan ilmu
Tegurlah jika aku salah..
Teruntuk kamu....
Yang kelak akan berjabat tangan dengan ayahku
Tuk berjanji dalam satu ikatan suci
Tak sabar rasanya
Brtemu, berkenalan dekat dan melangsungkan akad..
Puisi Ketiga
Perihal Cinta
Sepertinya aku sudah lama mengenalmu..
Cinta sendirian..
Cinta tak terbalaskan..
Dan cinta dalam diam..
Banyak rasa yang aku dapatkan
Setelah mengenalmu
Senang, sedih
Rindu, kecewa
Terobsesi, adanya harapan
Rasa itu seolah bergantian menyapaku
Hmm
Rasanya terkadang aku ingin menyerah
Untuk dapat mengenalmu lagi
Terkadang aku lelah berharap
Pada nama yang telah ku simpan
Awalnya aku pikir dia
Nyata dia pergi begitu saja
Sepertinya dia jodoh
Ternyata aku hanya menjaga milik orang lain
Namun dari cinta aku belajar
Apa itu patah hati
Apa itu berjuang
Dan apa itu arti mengikhlaskan
Tuhan....
Jika engkau mengijinkanku mengenal cinta lagi
Ijinkan aku jatuh cinta
Pada ia yang benar-benar mencintaiku
Yang mencintai terakhir dan selamanya
Semoga puisinya bermanfaat yaa gaes. Sekian dari aku yg gabut, bosen selama #stayathome wkwk
Puisi Pertama
Lima Huruf, Beda Rasa
Sejakku kenal KAU
Rasanya smua berubah
KAU terkadang indah
Menyimpan sejuta cerita
Tapi....
KAU juga melukis luka
Memberi coretan kecewa
Ada bahagia, ada sedih
Rasa yang teriring
Tiap kali KAU datang
Ku tak bisa menolak KAU
Karena KAU datang
Tanpa mengetuk pintu
KAU tiba-tiba saja menemaniku
KAU bagaikan lemon
Satu dengan rasa asammu
Tapi KAU memberiku sejuta kesegaran
KAU adalah anugerah
Anugerah rasa dari Tuhan untukku
KAU slalu membayangiku
Membuatku teringat dalam ingatan
Teringat dan slalu teringat KAU
Lalu, siapa KAU ini?
Ya..
KAU terbentuk dari lima huruf
KAU datang dengan beda rasa
Orang menyebut KAU
KAU adalah CINTA..
Puisi Kedua
Teruntuk Kamu, yang Aku Semogakan
Teruntuk kamu....
Meskipun saat ini aku tak tahu
Siapa kamu..
Dimana keberadaanmu..
Bagaimana keadaanmu..
Tapi..
Namamu sudah tertulis olehNya
Untuk hidup bersama menemani hari-hariku
Teruntuk kamu....
Aku hanya bisa menypamu
Lewat do'a yang kupanjatkan kepadaNya
Ku titipkan salamku untukmu
Melalui do'a-do'a yang teriring di sepertiga malamku..
Teruntuk kamu....
Yang ku tunggu hadirnya
Semoga kamu menjaga hatimu untukku
Semoga di setiap langkahmu
Diberikan keberkahan olehNya
Teruntuk kamu....
Yang tiap saat aku perbincangkan denganNya
Aku menunggumu..
Aku menantimu..
Tak sabar rasanya ingin berjumpa denganmu
Bercerita banyak denganmu..
Teruntuk kamu....
Kamu yang aku semogakan
Entah kapan kita akan dipertemukan
Tapi percayalah Tuhan
Telah menyiapkan waktu yang tepat
Untuk kita dapat bertemu..
Teruntuk kamu....
Yang selalu ku tunggu kedatangannya
Aku hanya wanita biasa
Aku harap kamu bisa memawaku menuju SurgaNya
Bimbinglah aku dalam balutan ilmu
Tegurlah jika aku salah..
Teruntuk kamu....
Yang kelak akan berjabat tangan dengan ayahku
Tuk berjanji dalam satu ikatan suci
Tak sabar rasanya
Brtemu, berkenalan dekat dan melangsungkan akad..
Puisi Ketiga
Perihal Cinta
Sepertinya aku sudah lama mengenalmu..
Cinta sendirian..
Cinta tak terbalaskan..
Dan cinta dalam diam..
Banyak rasa yang aku dapatkan
Setelah mengenalmu
Senang, sedih
Rindu, kecewa
Terobsesi, adanya harapan
Rasa itu seolah bergantian menyapaku
Hmm
Rasanya terkadang aku ingin menyerah
Untuk dapat mengenalmu lagi
Terkadang aku lelah berharap
Pada nama yang telah ku simpan
Awalnya aku pikir dia
Nyata dia pergi begitu saja
Sepertinya dia jodoh
Ternyata aku hanya menjaga milik orang lain
Namun dari cinta aku belajar
Apa itu patah hati
Apa itu berjuang
Dan apa itu arti mengikhlaskan
Tuhan....
Jika engkau mengijinkanku mengenal cinta lagi
Ijinkan aku jatuh cinta
Pada ia yang benar-benar mencintaiku
Yang mencintai terakhir dan selamanya
Semoga puisinya bermanfaat yaa gaes. Sekian dari aku yg gabut, bosen selama #stayathome wkwk
Komentar
Posting Komentar