Seputar Taaruf

Assalamu'alaikum..
Hai apa kabar kalian? Semoga baik-baik saja yaa..
Tetap jaga kesehatan yaa semuanya..
Tetap pakai masker, sering cuci tangan, bismillah semoga wabah ini segera berakhir yaa.. aamiin

Kali ini aku mau sharing tentang "taaruf". Ohh ya saat ini aku masih dalam proses belajar tentang taaruf ini, jadi kalau aku ada yang salah nanti kasih tau yaa hehe
Aku masih belajar taaruf. Aku belajar dari beberapa kajian yang aku dengarkan di youtube. Nah ini udah aku ringkas yaa..

Taaruf itu artinya saling mengenal. Jika benar caranya nanti jadi sunnah. Wanita dinikahi dengan melihat 4 hal diantaranya: kecantikan, kekayaan, nasab dan agamanya. Kecantikan wanita dilihat dari rasa malu. Nah kalau taaruf harus ada perantaranya, jadi kita ngga boleh nih berdua duaan. Biasanya dibuatin grup nah nanti ada perantaranya, jadi kalau kita mau komunikasi ngga berduaan aja gaes hehe. Tapi di jaman sekarang ini taaruf disalah artikan sebagai "pacaran islami". Mereka yang pacaran islami menyebutnya taaruf, padahal mereka berdua duaan dengan lawan jenis. Dari beberapa kajian yang dengerin, aku menyimpulkan kalau taaruf itu ngga boleh berdua duaan.

Setelah aku denger beberapa kajian, kalau taaruf dilakukan dengan benar nanti ujungnya indah lho gaes. Berbagi pengalaman aja yaa, dulu aku sempet pacaran :( beberapa tahun, dan sekarang aku menyesal gaes. Aku janji sama diriku sendiri aku ngga mau ngulangin hal itu lagi. Mulai sekarang aku lebih jaga jarak sama lawan jenis. Bukan berarti aku menutup hatiku terhadap cowok yaa gaes, tapi aku mau jadi ria yang lebih baik lagi. Karena aku yakin kok manusia diciptakan berpasang-pasangan, yang penting sekarang tugas kita memperbaiki dan memantaskan diri. Dulu aku pernah menjalin hubungan dengan seorang cowok selama beberapa tahun. Iya aku pacaran. Tau dong gaes pacaran itu gimana, yup aku dan mantanku sering pergi berdua, berboncengan berdua, chattingan, teleponan. Yaa memang saat itu aku berharap cowokku saat itu bakal jadi suamiku kelak. Hubungan keluargaku dan keluarganya udah dekat dan kita berencana mau menikah. Eh tp beberapa bulan menjelang hari H dia memutuskan aku begitu saja gaes. Tanpa adanya alasan. Rasanya sakit banget, ya aku butuh waktu buat bangkit.
Alhamdulillah dari kisahku dulu aku mengambil pelajaran. Jangan terlalu berharap sama manusia. Sekuat apapun usaha kita menginginkan agar dia jadi suamiku, tapi kalau Allah ngga mengijinkan ngga bakal bisa. Ya dari situ aku belajar, mulai sekarang aku serahkan semuanya kepada Allah. Semuanya aku gantungkan kepada Allah. Tugasku sekarang adalah terus memperbaiki dan memantaskan diri. Aku berjanji aku ngga mau pacaran lagi, serius gaes pacaran itu bikin sakit hati. Ya memang ada yang pacaran awet sampe nikah, itu semua ada ditangan kalian semua gaes. Tapi aku sekarang aku lebih memilih untuk tidak pacaran. Pacarannya nanti aja setelah akad hehe.
Walaupun rasanya sulit gaes, apalagi di jaman sekarang. Tapi bismillah insya Allah kalau niat kita karena Allah segala rintangan, kita bakal bisa melewatinya. Doakan aku yaa gaes..

Bismillah, insya Allah aku ngga mau pacaran lagi..
Nah kembali lagi ke bahasan awal kita tentang taaruf.
Biasanya kalau kita mau taaruf dengan seseorang kita harus mempersiapkan cv. Jadi kalau kalian mau taaruf siapin cvnya dulu yaa. Nanti cv itu kita kasih ke perantara. Ketika membuat cv sebisa mungkin yang lengkap yaa, dan harus detail. Setalah itu saling bertukar cv deh.
Selanjutnya kalau sudah bertukar cv dan udah mantap bisa ketemu, tapi jangan berduaan yaa, bisa ada ditemani perantara atau orangtua, kakak/adek pokoknya jangan sampe berduaan yaa gaes.
Nah ini beberapa pertanyaan yang bisa diajukan ketika bertemu yaa, ini aku ambil dari kajian di youtube Ustadz Syafiq Riza B. Tapi kalau ada pertanyaan lain yang menurut kamu penting boleh kok diajukan. Sebisa mungkin pas bertanya sedetail mungkin yaa, jangan setengah-setengah. Jadi cari tau info calon kamu sedetail-detailnya. Selain itu kamu bisa menanyakan ke orang terdekat calon kamu, atau mengirimkan orang untuk mencari tahu tentang calon kamu. Ini salah satu jalan kalau kamu belum puas dengan jawaban si calon yaa, kan bisa aja pas kamu nanya ada yang disembunyi-bunyikan, atau dia masih malu-malu nah kamu bisa tuh nanya atau mengirimkan orang untuk mencari tahu lebih jelasnya.
Ini dia gaes pertanyaan yang bisa diajukan ketika taaruf, ini aku ambil dari kajiannya Ustadz Syafiq Riza B yaa..
1.  Visi dan Misi tentang masa depan
      --> Apa tujuan di dunia
            Visi dan misi hidupnya apa
             Senantiasa melihat masa lalu, masa depan atau mengambil pelajaran dari masa lalu?

2.  Bagaimana pandangannya tentang pernikahan
     -->  Pernikahan itu sunnah untuk menyempurnakan agama dan mencari Ridho Allah SWT. Salah satu tujuan dari pernikahan adalah punya anak.

3.  Sifat-sifat apa yang kamu sukai dari pasangan? Makanan yang disukai/tidak disukai?

4.  Menurut kamu punya anak di tahun pertama jadi sebuah kelaziman atau bisa ditunda?

5.  Bicara Kesehatan, Riwayat Penyakit, bisa juga kekurangan dari sisi fisik

6.  Kamu orangnya suka bergaul ngga?
     -->  Soalnya ada orang yang tertutup ada yang temennya banyak
     Bisa juga kamu itu tipikal lelaki/wanita seperti apa? (Nah hal ini kita bisa dapat kebenaran informasi lewat seseorang)

7.  Hubungan dengan orangtua, saudara, kerabat
     -->  Karena pernikahan itu menggabungkan 2 keluarga.

8.  Menghabiskan waktu kosong untuk apa?

9.  Aktivitas yang bersifat sosial yang dilakukan apa?

10.  Gimana kalau orangtua ikut campur dalam kehidupan kita?
       -->  Nah ini pertanyaannya sensitif yaa, jadi hati-hati

Selain pertanyaan diatas tadi kalian bisa kok mengajukan pertanyaan lainnya. Seperti abis nikah enaknya tingga dimana? dsb yaa.. Jadi jangan terpaku sama 10 pertanyaan itu. Pokoknya ketika taaruf tanyakan sedetailnya, jadi nanti pas nikah ngga kaget deh. Nah ini bedanya lagi taaruf dengan pacaran. Kalau ditaaruf dari awal kita bisa tau nih apa aja tentang calon kita, kalau pacaran biasanya yang ditunjukkan yang manis-manis aja, nah nanti baru ketauan deh sifat aslinya gimana. Allah itu Maha Baik gaes itulah kenapa pacaran dilarang. Pasti ada maksudnya. Yaa Allah aku menyesal dulu pernah pacaran :(

Setelah kamu mengajukan pertanyaan nah kamu bisa berfikir ini, kira-kira calon kamu ini sesuai kriteria kamu ngga. Jangan lupa gaes dari tahap awal sampe disini jangan menaruh hati dulu ke calon kita, jadi semua kita gantungkan kepada Allah yaa. Jangan berharap lebih ke manusia. Jangan lupa juga biar kita semakin mantap kita hendaknya sholat istikharah yaa gaes, biar ditunjukkan jalannya oleh Allah, kalau memang dia jodoh yang terbaik kita mohon agar didekatkan, tapi kalau bukan jodoh yang terbaik kita mohon agar digantikan dengan yang lebih baik lagi. Nah kalau gini kita semua pasrahkan kepada Allah, berharap hanya kepada Allah, insya Allah ngga sakit hati kok, percayalah.


Kalau kamu udah istikharah dan yakin calon kamu adalah jodoh yang terbaik dari Allah proses selanjutnya adalah khitbah. Biasanya proses taaruf itu ngga lama. Jarak antara khitbah ke akad juga ngga lama.

Hmm begitu indahnya taaruf yaa gaes kalau dilakuin dengan benar. Masya Allah.. pacaran setelah akad itu indah gaes. Iyalah udah halal dan ngga dosa gaes, pegangan tangan aja bisa menggugurkan dosa lho.. Masya Allah....

Itu dulu yaa sharingku tentang taaruf, aku masih belajar, mohon maaf yaa kalau ada salahnya hehe. Dikoreksi yaa kalau aku salah, kita sama sama belajar gaes. Semoga kita segera dipertemukan dengan jodoh yang terbaik dari Allah yang membimbing kita menuju SurgaNya dan membahagiakan dunia dan akhirat aamiin yaa Allah..

Sekian dari aku yang banyak kurangnya :))

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Proses Menjaga

Selarik kata tentang 25 Tahun untuk diriku sendiri

Rindu