Ceritaku Tentang Tes CPNS Part 1

Hiiii
Jumpa lagi dengan aku. Aku? Siapa yaa?
Apa kabar kalian? Semoga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan.
Ok, langsung aja mulai.

Aku mau sedikit berbagai tentang ceritaku mengikuti seleksi cpns. Jadi pertama kali aku mengikuti seleksi cpns tahun 2017. Saat itu aku baru aja di wisuda jadi aku minim banget pengalaman, yang aku pikirin kalau misal belum rejekinya lulus cpns tahun ini, ya jadikan seleksi tahun ini sebagai pengalaman. Aku daftar di Kementerian Keuangan posisi analisis sistem informasi, yang dibutuhkan kalau ngga salah 21 wkwk. Singkat ceritanya hari itu pertama kalinya aku mengikuti tes SKD. Dan yang aku rasakan bingung dong, ngliat orang sebanyak itu merebutkan posisinya di Kementerian Keuangan. Aku melihat samping kanan kiriku serius sekali dan sepertinya sudah berpengalaman, sedangkan aku masih anak yang baru keluar mencari jati dirinya. Awalnya emang minder, tapi aku meyakini diriku sendiri "oke ngga papa, aku harus percaya diri, aku yakin aku bisa, jika saat ini aku belum lulus, aku jadikan ini sebagai pengalamanku untuk ke depannya". Sampai tiba saatnya giliran aku masuk ruangan untuk megerjakan tes SKD. Aku sempet browsing apa itu tes SKD CPNS, sempet mengerjakan beberapa soal dan mencoba mencari materi yang berhubungan dengan SKD. Ternyata SKD itu terdiri dari TWK, TIU sama TKP. TWK berkaiatan dengan wawasan kebangsaan, kayak sejarah Indonesia dll. TIU itu seperti soal matematika, ada yang menghitung diskon, peluang, deret angka dll. TKP berkaitan dengan kepribadian diri kita. Memang sih aku sadari saat itu aku masih ngrasa belum maksimal dalam mengikuti SKD ini wkwk. Pas masuk ruangan tes SKD aku ngga deg degan sama sekali dan terlalu percaya diri sih wkwk padahal saat itu aku ngrasa belum punya bekal yang maksimal ketika mengikuti tes SKD itu wkwk. Satu persatu soal aku kerjakan, sampai akhirnya waktu habis, dan langsung keluar hasilnya dong. Aku liat depan belakang, kanan kiriku ada yang senang karena lolos ke tahap selanjutnya, ada yang sedih karena belum lolos ke tahap selanjutnya. Sampai ada seorang bapak yang menghampiriku dan menanyakan "kamu bagaimana mb lolos tidak?", aku hanya tersenyum. Bapak itu melihat hasil yang tertera di komputerku setelah itu beliau mengatakan, "lho kamu lolos itu mb, selamat ya". Emang dasar aku yang terlalu polos akupun baru sadar kalau aku lolos wkwk. Alhamdulillah yaa Allah rasanya seperti mimpi, kaget dan shock. Masih bertanya pada diriku sendiri, "ini benar, kok bisa?". Aku lupa nilai SKD ku berapa wkwk. Karena aku belum punya bekal yang maksimal, aku ngrasain tes SKD saat itu susah, apalagi pas ngerjain TWK banyak yang aku lupa. Ternyata TWK itu kebanyakan pelajaran selama SD, SMP dan SMA dulu, kayak perjanjian linggarjati, KMB, sejarah Indonesia sebelum merdeka dan aku lupa semua dong, aku nyesel sih kenapa dulu ngga maksimal nyiapin bekalnya. Kalau TIU masih bisa dilogika tapi saranku banyak banyak latihan soal TIU biar tebiasa, jadi kalau ada soal yang sama kita udah tau gimana alur ngerjainnya. TKP menurutku saat itu soal yang paling mudah diantara TWK dan TIU, karena apa? itu berkaitan dengan kepribadian kita, jadi kita tidak perlu menghitung wkwkk. Berasa kayak dapat keajaiban sih pas tau lolos. Allah maha baik. :)

Cus langsung cerita ke tahap berikutnya yaa.
Tahap berikutnya adalah tes SKB, ya tes kompetensi bidang. Tes SKB ini aku juga belum memiliki bekal yang maksimal modal nekat aja huhu. Sedih sih kalau diinget, Allah udah ngasih kesempatan untuk aku, tapi aku rasa belum maksimal jalani kesempatan ini. Oke, lanjut.. sampai akhirnya aku masuk ruangan. Yang aku ingat tes SKB saat itu terdiri dari beberapa sesi. Tiap sesi waktu untuk mengerjakan beda-beda, ada yang 5 menit, 3 menit sampai 10 menit. Bentuk soal di SKB ini macem macem, ada yang mengelompokkan mana yang sejenis, ada deret (tapi ini susah menurutku, lebih susah dari TIU kemarin), ada yang ngitung tapi aku ngga ngerti itu ngitung apa wkwk, ada gambar gambar gitu (tapi lupa), dan yang lainnya aku lupa wkwk emang dasar aku peluapa wkwk. Untuk tes SKB ini kayaknya ngga langsung muncul hasilnya kayak tes SKD kemarin, jadi kita nunggu beberapa minggu untuk hasil akumulasi tesi SKD dan SKB. 6 November 2017 kayaknya pengumuan kelolosan ke tahap selanjutnya, dan aku ngga lolos :( soalnya diperingkat hasil akumulasi SKD dan SKBnya. Hasil SKBku 87 kalau ngga salah. Sedih sih pas liat pengumuman dan aku ngga lolos, soalnya orangtua berharap aku bisa lolos ke tahap berikutnya. Yaudah nasi udah jadi bubur, aku juga ngrasa aku kurang maksimal nyiapin bekalnya. Tahap setelah SKB kalau ngga salah tes kebugaran, setalah tes kebugaran selanjutnya tes wawancara.

Oke sejak saat itu aku berjanji pada diriku sendiri, seandainya ada tes CPNS lagi aku mau nyiapin secara maksimal dan ngga mau ngulangi lagi. Aku mau nyiapin dari jauh jauh hari dan mau banyak latihan soal, bikin materi.


Lanjut ke part 2 nya yaa, cooming soon wkwkk :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dalam Proses Menjaga

Selarik kata tentang 25 Tahun untuk diriku sendiri

Rindu