Ceritaku Tentang Tes CPNS Part 2
Hii..
Selamat datang kembali di cerita ini..
Masih mau cerita tentang tes CPNS nih, oh ya yang belum baca part 1, jangan lupa dibaca dulu yaa wkwk ngga penting sih tapi ya ambil sisi baiknya aja oke?
Langsung aja yaa lanjut..
Setelah aku gagal lolos di kesempatan CPNS pada tahun 2017, aku bertekad jika ada seleksi tes CPNS selanjutnya aku harus lolos. Ya, karena aku ingin mewujudkan cita-cita orangtuaku agar aku bisa menjadi seorang PNS. Selain itu aku pingin memberi yang terbaik buat semua orang yang menyayangiku (eaa kalau ini agak lebay sih) wkwk. Belajar dari pengalamanku mengikuti seleksi CPNS tahun 2017 lalu, aku mulai mempersiapkan segalanya agar hal yang sebelumnya tidak terulang kembali. Saat itu denger denger akan ada penerimaan CPNS di tahun 2018. Meskipun pengumuman resminya belum keluar, aku mulai mengumpulkan beberapa materi pendukung, seperti materi sejarah Indonesia, Wawasan Kebangsaan, Pancasila dan UUD 1945. Aku memulainya dengan membuat beberapa rangkuman yang aku tulis di sebuah buku tulis berwarna merah wkwk. Kenapa warna merah? wkwk biar tiap aku melihat buku tulis itu, aku semangat untuk merangkum wkwk. Ngga sih sebenarnya ya karena adanya buku tulis merah itu. Aku mencari beberapa materi dari internet, buku-buku dan literasi lainnya. Kenapa aku merangkum? Kenapa tidak langsung dibaca aja?. Ya karena menurutku apa yang aku tulis itu mudah diinget dan mudah dimengerti. Jadi dengan aku menulis rangkuman, materi yang dirangkum dapat mudah diterima oleh otak. Wkwk itu sih yang aku lakuin dari jaman SMP dulu, jadi aku lebih senang bikin rangkuman dengan bahasaku sendiri. Di waktu luang aku menyempatkan untuk menulis rangkuman itu sambil aku melamar pekerjaan yang lain. Sampai tiba waktunya pengumuman resmi penerimaan CPNS tahun 2018. Aku udah mulai deg degan, udah mulai cemas, jujur pas mengikuti CPNS tahun 2017 aku tidak sedeg degan dan secemas ini. Ya, aku mulai melihat-lihat instansi dan formasi yang sesuai dengan ijazahku. Sampai akhirnya aku memutuskan aku mau nyoba di Kementerian Pertanian kalau ngga Bawaslu. Sambil menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, aku mulai membuat rangkuman dan mulai mengkoleksi beberapa soal. Dari beli beberapa buku CPNS yang ada di Gramedia, soal-soal online, sampai soal-soal yang ada di grup grup di sosial media yang membahas tentang CPNS. Setelah persyaratan terkumpul dan waktu pendaftaran tinggal beberapa hari lagi, aku memutuskan aku mau nyoba di Bawaslu aja. Semua syarat udah siap, dari ijazah sampai surat keterangan sehat rohani, ya yang aku inget hanya beberapa instansi aja yang mengharuskan ada surat keterangan sehat rohani termasuk bawaslu ini. Ya aku yakin aku mau nyoba di Bawaslu aja. Tapi negara api berubah setelah aku melihat formasi yang di Kabupaten taraa ternyata ada yang sesuai dengan ijazah aku dan yang dibutuhkan lumayan. Galau dong rasanya. Setelah mencurahkan hati pada orangtua dan akhirnya aku memutuskan nyoba di Kabupaten aja. Oh ya kalau kalian mau melangkah jangan lupa meminta restu orangtua terlebih dahulu ya. Padahal aku pingin banget nyoba di Bawaslu, tapi karena orangtuaku menginginkan aku nyoba di Kabupaten yaudah bismillah ini yang terbaik. Semua syarat udah siap dan akhirnya aku optimis daftar di Pemerintah Kabupaten. Sambil menunggu pengumuman administrasi aku semakin semangat untuk merangkum dan latihan soal. Dan akhirnya pengumuman administrasi tiba, alhamdulillah aku lolos. Dan ini menjadi penyemangat aku untuk semakin giat lagi belajar agar aku bisa lolos CPNS tahun 2018 ini.
Masih penasaran ngga?
Nanti ya dilanjut part 3, aku lemes mau ngetik dan laper rasanya wkwk.
Selamat datang kembali di cerita ini..
Masih mau cerita tentang tes CPNS nih, oh ya yang belum baca part 1, jangan lupa dibaca dulu yaa wkwk ngga penting sih tapi ya ambil sisi baiknya aja oke?
Langsung aja yaa lanjut..
Setelah aku gagal lolos di kesempatan CPNS pada tahun 2017, aku bertekad jika ada seleksi tes CPNS selanjutnya aku harus lolos. Ya, karena aku ingin mewujudkan cita-cita orangtuaku agar aku bisa menjadi seorang PNS. Selain itu aku pingin memberi yang terbaik buat semua orang yang menyayangiku (eaa kalau ini agak lebay sih) wkwk. Belajar dari pengalamanku mengikuti seleksi CPNS tahun 2017 lalu, aku mulai mempersiapkan segalanya agar hal yang sebelumnya tidak terulang kembali. Saat itu denger denger akan ada penerimaan CPNS di tahun 2018. Meskipun pengumuman resminya belum keluar, aku mulai mengumpulkan beberapa materi pendukung, seperti materi sejarah Indonesia, Wawasan Kebangsaan, Pancasila dan UUD 1945. Aku memulainya dengan membuat beberapa rangkuman yang aku tulis di sebuah buku tulis berwarna merah wkwk. Kenapa warna merah? wkwk biar tiap aku melihat buku tulis itu, aku semangat untuk merangkum wkwk. Ngga sih sebenarnya ya karena adanya buku tulis merah itu. Aku mencari beberapa materi dari internet, buku-buku dan literasi lainnya. Kenapa aku merangkum? Kenapa tidak langsung dibaca aja?. Ya karena menurutku apa yang aku tulis itu mudah diinget dan mudah dimengerti. Jadi dengan aku menulis rangkuman, materi yang dirangkum dapat mudah diterima oleh otak. Wkwk itu sih yang aku lakuin dari jaman SMP dulu, jadi aku lebih senang bikin rangkuman dengan bahasaku sendiri. Di waktu luang aku menyempatkan untuk menulis rangkuman itu sambil aku melamar pekerjaan yang lain. Sampai tiba waktunya pengumuman resmi penerimaan CPNS tahun 2018. Aku udah mulai deg degan, udah mulai cemas, jujur pas mengikuti CPNS tahun 2017 aku tidak sedeg degan dan secemas ini. Ya, aku mulai melihat-lihat instansi dan formasi yang sesuai dengan ijazahku. Sampai akhirnya aku memutuskan aku mau nyoba di Kementerian Pertanian kalau ngga Bawaslu. Sambil menyiapkan persyaratan yang dibutuhkan, aku mulai membuat rangkuman dan mulai mengkoleksi beberapa soal. Dari beli beberapa buku CPNS yang ada di Gramedia, soal-soal online, sampai soal-soal yang ada di grup grup di sosial media yang membahas tentang CPNS. Setelah persyaratan terkumpul dan waktu pendaftaran tinggal beberapa hari lagi, aku memutuskan aku mau nyoba di Bawaslu aja. Semua syarat udah siap, dari ijazah sampai surat keterangan sehat rohani, ya yang aku inget hanya beberapa instansi aja yang mengharuskan ada surat keterangan sehat rohani termasuk bawaslu ini. Ya aku yakin aku mau nyoba di Bawaslu aja. Tapi negara api berubah setelah aku melihat formasi yang di Kabupaten taraa ternyata ada yang sesuai dengan ijazah aku dan yang dibutuhkan lumayan. Galau dong rasanya. Setelah mencurahkan hati pada orangtua dan akhirnya aku memutuskan nyoba di Kabupaten aja. Oh ya kalau kalian mau melangkah jangan lupa meminta restu orangtua terlebih dahulu ya. Padahal aku pingin banget nyoba di Bawaslu, tapi karena orangtuaku menginginkan aku nyoba di Kabupaten yaudah bismillah ini yang terbaik. Semua syarat udah siap dan akhirnya aku optimis daftar di Pemerintah Kabupaten. Sambil menunggu pengumuman administrasi aku semakin semangat untuk merangkum dan latihan soal. Dan akhirnya pengumuman administrasi tiba, alhamdulillah aku lolos. Dan ini menjadi penyemangat aku untuk semakin giat lagi belajar agar aku bisa lolos CPNS tahun 2018 ini.
Masih penasaran ngga?
Nanti ya dilanjut part 3, aku lemes mau ngetik dan laper rasanya wkwk.
Komentar
Posting Komentar